Terpilih Aklamasi APSI Sumsel, Amrullah Siap Beri Pelayanan Hukum Jujur dan Beradab

Silaturahmi Ketum DPP APSI dan SEKJEN DPP APSI kepada Dewan Kehormatan Mengenai Pembahasan Ekonomi Syari’ah
Juli 4, 2020
Pengurus APSI Sumsel Segera Dilantik
Juli 13, 2020

PALEMBANG, PE – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (DPW-APSI) Provinsi Sumatera Selatan kembali menyelenggarakan Musyawarah Wilayah, Sabtu (20/6). Hasilnya, Amrullah, S.H.I., M.H.I terpilih secara aklamasi menahkodai APSI Sumsel hingga tahun 2025.

Dalam pemaparan visi dan misi, pengacara alumni Fakultas Syariah, UIN Raden Fatah Palembang berkeinginan menjadikan APSI sebagai wadah berhimpun advokat untuk pelayanan hukum yang Islami, adil dan bermartabat.

Tak hanya itu, Amrullah juga optimis mewujudkan APSI sebagai salah satu organisasi advokat yang mampu memberikan pelayanan hukum yang jujur, beradab, membela kebenaran, professional, unggul, modern dan terpercaya.

Dengan motto berlaku adil dan berbuat kebaikan, Amrullah juga berkeinginan dalam membangun, membina dan mengembangkan budaya masyarakat yang taat hukum dan sadar berkonstitusi.

“Peran APSI dalam menjalankan profesinya selalu berdasarkan pada suatu kebenaran, keadilan dan kemanusiaan untuk mewujudkan suatu pemerataan dalam bidang hukum yaitu kesamaan kedudukan dan kesempatan untuk memperoleh suatu keadilan,” tegasnya.

Dia menjelaskan, APSI memiliki peranan sangat besar dalam memberikan layanan konsultasi hukum, advokasi hukum, bantuan hukum, sosialisasi hukum, laboratorium hukum, pendidikan, pelatihan profesi hukum, penelitian, kajian dan penerbitan media hukum, dan sebagai wadah kemitraan dengan masyarakat dan Perguruan Tinggi Hukum.

“APSI sebagai wadah berhimpun untuk pelayanan hukum milik masyarakat sehingga tidak akan ada masyarakat diperlakukan dengan sewenang-wenang oleh aparat, demikian juga untuk membela dalam hal materinya diharapkan dapat tercapainya keputusan yang mendekati rasa keadilan dari pengadilan,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang tidak mampu, sambung dia, dapat memperoleh bantuan hukum dari APSI secara cuma-cuma sehingga hak-haknya dapat terlindungi dan dalam proses pemeriksaan perkaranya dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

Menurutnya, saat ini masih ada perlakuan yang tidak baik terhadap tersangka atau terdakwa terutama jika ia miskin, sehingga ini merupakan suatu fenomena yuridis yang membutuhkan suatu sarana atau alat yang kiranya mampu untuk memberikan perlindungan dari penegakan hukum untuk menegakkan hak-hak para tersangka atau terdakwa.

“Oleh sebab itulah, APSI akan memberikan memberikan pelayanan hukum yang jujur, beradab, membela kebenaran, profesional, unggul, modern dan terpercaya,” terangnya. RIS