Asosiasi Pengacara Syari’ah Indonesia (APSI) Adakan Uji Kompetensi Advokat Serentak di Indonesia

Ambil Sumpah dan Lantik 33 Calon Advokat Ketua DPP APSI, Sutrisno : “APSI berbeda dengan organisasi advokat yang lain, karena lebih menegakkan prinsip – prinsip ajaran Islam”
Agustus 24, 2020
Dodi Reza Alex Dinobatkan Sebagai Pelopor Bantuan Hukum Islam Gratis
September 7, 2020

Jakarta -Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengacara Syari’ah Indonesia (APSI) adakan Ujian Profesi Advokat di seluruh Indonesia, yang dipusatkan di Sekretariat DPP APSI di Komplek Perkantoran Ciputat Indah Permai, Blok C, Pisangan Timur, Ciputat Tangerang Selatan, Sabtu (29/8/2020).

Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Humas APSI, Yayat Surya Purnadi, SH, MH, CPL bahwa Ujian Profesi advokat di adakan di seluruh Dewan Pengurus Wilayah masing-masing provinsi yang ada di Indonesia.

“ASOSIASI PENGACARA SYARI’AH INDONESIA di bawah kepemimpinan Dr. Sutrisno, S.Ag, SH, MH, CM mengadakan Ujian Profesi Advokat ( Uji Kompetensi ) Serentak Seluruh Indonesia, setelah Minggu lalu selesai melaksanakan kegiatan Pendidikan Profesi Advokat selama 12 hari. Hasil pendidikan 12 hari itulah yang diuji pada hari ini,” ujar Yayat Surya Purnadi, SH, MH, CPL selaku humas kepada wartawan.

Lebih jauh Yayat menjelaskan bahwa APSI didirikan 17 tahun lalu, tepatnya tahun 2002, yang adalah salah satu dari 8 Organisasi Advokat yang membuat UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat

“APSI dalam usia 17 tahun telah melahirkan Advokat – advokat yang profesional,” tegas Yayat.

APSI, tambah Yayat, selain pendidikan dan uji kompetensi Advokat, APSI juga ada Program:
1. Pendidikan dan Pelatihan Advokat
2. Pendidikan dan Pelatihan Mediator Bersertifikat (Berdasarkan SK Mahkamah Agung Republik Indonesia)
3. Pendidikan dan pelatihan Advokat – Ekonomi Syari’ah
4. Pendidikan Para Legal
5. Pendidikan dan Pelatihan Sertifikasi Manajemen Halal
6. Pusat Mediasi dan Bantuan Hukum

“APSI selain mengurusi perkara juga telah mendirikan YAYASAN BADAN WAKAF DAN AMAL ASOSIASI PENGACARA SYARI’AH INDONESIA yang dalam struktur pengurusan Pembina nya adalah H. Muhammad Rawi yang merupakan Pengusaha dan Tokoh Muslim yang juga masuk dalam struktur di Dewan Kehormatan Asosiasi Pengacara Syari’ah Indonesia,” ujar sang Advokat yang cukup dekat dengan pers itu.

Yayasan Badan Wakaf dan Amal Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia, katanya akan membantu menyalurkan wakaf, infaq dan Sadaqah untuk pembangunan masjid, membiayai sertifikat tanah wakaf ( Khusus Masjid yang belum di buat sertifikat wakaf nya). Kemudian memberikan bantuan pada anak anak yang putus sekolah (Khususnya Yatim Piatu), dan memberikan bantuan hukum Gratis pada masyarakat yang tidak mampu melalui Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia di seluruh Indonesia